IN HOUSE TRAINING


IN HOUSE TRAINING

Guru sebagai tenaga profesional mempunyai fungsi, peran, dan kedudukan yang sangat penting dalam mencapai visi pendidikan nasional Tahun 2025. Visi tersebut yaitu menciptakan insan Indonesia cerdas dan kompetitif. Oleh sebab itu, profesi guru harus dihargai dan dikembangkan sebagai profesi yang bermartabat sebagaimana diamanatkan  dalam  Undang-Undang  Nomor  14  Tahun  2005  tentang Guru dan Dosen. Konsekuensi dari guru sebagai  profesi  adalah   Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, PKB diakui sebagai salah satu unsur utama selain kegiatan pembelajaran/pembimbingan dan tugas tambahan lain yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah yang diberikan angka kredit untuk pengembangan karir guru khususnya dalam kenaikan pangkat/jabatan fungsional guru.

Salah satu kegiatan Pengembangan  Keprofesian Berkelanjutan adalah diadakannya In House Training (IHT). Harapannya melalui kegiatan IHT akan terwujud guru yang profesional yang bukan hanya sekedar memiliki ilmu pengetahuan yang tuntas dan tidak setengah-setengah, tetapi tidak kalah pentingnya juga memiliki kepribadian yang matang, kuat dan seimbang. Oleh sebab itu, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memiliki kepribadian yang prima, guru diharapkan terampil membangkitkan minat peserta didik terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penyajian layanan pendidikan yang bermutu. Mereka mampu membantu dan membimbing peserta didik untuk berkembang dan mengarungi dunia ilmu pengetahuan dan teknologi yang secara cepat berubah sebagai ciri masyarakat abad 21.

Berdasarkan penjelasan diatas, maka SMA Negeri 4 (Model) Lubuklinggau akan melaksanakan In House training (IHT) dengan tema “Meningkatkan semangat kreativitas dan inovasi guru dalam pembelajaran” yang dikemas dalam suatu kegiatan menarik dan berkesinambungan. Kegiatan ini memiliki beberapa tujuan, diantaranya sebagai berikut:

  1. Meningkatkan kompetensi guru dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  2. Meningkatkan profesionalisme guru dalam memberikan layanan pendidikan yang bermutu.
  3. Sebagai fasilitas guru untuk memiliki kepribadian yang mantap, inklusif, dan memiliki rasa empati yang tinggi dalam pergaulan antar teman sejawat sebagai penerapan kecerdasan sosial.

Kegiatan IHT SMA Negeri 4 (Model) Lubuklinggau Tahun Pelajaran 2017/2018 akan dilaksanakan pada tanggal 03 s/d 05 Agustus 2017 bertempat di SMA Negeri 4 (Model) lubuklingau dengan pemateri-pemateri yang handal dan berkompeten pada bidang peningkatan mutu dan aktivis pendidikan di Sumatera Selatan khususnya di Kota lubuklinggau diantaranya adalah sebaqgai berikut:

  1. Agustaman (Koordinator Pengawas SMA Provinsi Sumatera Selatan)
  2. Medianto Subur, M.Pd. (Pengawas SMA Provinsi Sumatera Selatan)
  3. Rudi Erwandi, M.Pd. (Wakil Ketua Bidang Administrasi STKIP-PGRI Lubuklinggau)
  4. Leo Charli, M.Pd. (Kepala UPT. Penjamin Mutu STKIP-PGRI Lubuklinggau)
  5. Budi Mulyanto, M.Pd. (Ketua Jurusan TKJ SMK Negeri 3 lubuklinggau)
  6. Ida Kurnia, M.Pd. (Instruktur Kota/IK)
  7. Suroto, M.Pd. (Intruktur Kota/IK)

 

Demikian agenda kegiatan ini kami publikasikan, semoga dapat memacu semangat kreativitas dan inovasi guru khususnya di lingkungan SMA Negeri 4 (Model) Lubuklinggau (as).