Lubuklinggau, 29 Oktober 2025 — Pelaksanaan Bulan Bahasa di sekolah berlangsung meriah dengan menghadirkan beragam lomba, penampilan seni, serta kegiatan market day. Tahun ini, Bulan Bahasa mengangkat semangat Sumpah Pemuda sebagai tema utama, yang tercermin dalam berbagai kegiatan kreatif dan edukatif.
Lubuklinggau, 29 Oktober 2025 — Pelaksanaan Bulan Bahasa di sekolah berlangsung meriah dengan menghadirkan beragam lomba, penampilan seni, serta kegiatan market day. Tahun ini, Bulan Bahasa mengangkat semangat Sumpah Pemuda sebagai tema utama, yang tercermin dalam berbagai kegiatan kreatif dan edukatif.
Pada tanggal 28–29 Oktober, siswa mengikuti berbagai lomba yang meliputi: Lomba Nyanyi Solo,Lomba Pojok Baca,Lomba Mading Bertema Sumpah Pemuda,Lomba,Procedure Text,Sastra Tutur,dan Kaligrafi.
Seluruh lomba mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan kemampuan bahasa, sastra, seni, dan kreativitas.
Untuk menambah semangat kebersamaan, sekolah turut mengundang beberapa kepala sekolah dari sekolah lain, serta siswa-siswi perwakilan dari berbagai sekolah. Kehadiran mereka tidak hanya menjadi bentuk dukungan, tetapi juga mempererat hubungan antarsekolah dalam bidang bahasa dan seni.
Selain perlombaan, kegiatan Market Day juga menghiasi perayaan Bulan Bahasa. Siswa membuka stand makanan tradisional maupun modern, mulai dari jajanan khas Nusantara hingga makanan kekinian yang menarik perhatian tamu dan warga sekolah.
Market Day menjadi salah satu kegiatan paling ramai dikunjungi karena tidak hanya menjual makanan, tetapi juga melatih kreativitas dan jiwa kewirausahaan siswa.
Puncak Bulan Bahasa digelar pada 29 Oktober, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Acara dimulai dengan pembukaan resmi yang dilanjutkan oleh berbagai penampilan, di antaranya: Penampilan Tari, Band SMA,Sastra Tutur, Market Day, Penilaian dan Pameran Lomba Mading.
Rangkaian puncak acara ini berhasil memukau seluruh tamu dan warga sekolah. Suasana semakin meriah berkat kolaborasi antara siswa, guru, serta undangan dari luar sekolah.
Melalui kegiatan Bulan Bahasa, sekolah berharap siswa semakin mencintai bahasa Indonesia dan budaya bangsa, sejalan dengan nilai luhur Sumpah Pemuda. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi inspirasi agar kreativitas, kepedulian budaya, dan kolaborasi antarsekolah terus berkembang di masa mendatang.
Penulis: Tim DIGMA (Zakiyah Lathifa)