Lubuklinggau – SMA Negeri 4 Lubuklinggau kembali menghidupkan suasana sekolah melalui kegiatan Classmeet sebagai rangkaian penutup pembelajaran semester ganjil. Selama dua hari, yakni tanggal 11 hingga 12 Desember 2025, lingkungan sekolah dipenuhi oleh semangat kompetisi dan sorak sorai para siswa.
Lubuklinggau – SMA Negeri 4 Lubuklinggau kembali menghidupkan suasana sekolah melalui kegiatan Classmeet sebagai rangkaian penutup pembelajaran semester ganjil. Selama dua hari, yakni tanggal 11 hingga 12 Desember 2025, lingkungan sekolah dipenuhi oleh semangat kompetisi dan sorak sorai para siswa.
Tahun ini, antusiasme peserta sangat tinggi dengan partisipasi sebanyak 27 tim siswa dari seluruh jenjang (10 tim kelas X, 9 tim kelas XI, dan 8 tim kelas XII). Tidak hanya siswa, ajang ini semakin spesial dengan kehadiran 1 tim guru yang ikut berlaga di cabang E-Sport, sehingga total ada 28 tim yang bertanding.
Kegiatan hari pertama (11/12) diawali dengan apel pagi di lapangan utama yang dibuka langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan solidaritas antarkelas, serta menjaga nama baik sekolah selama kompetisi berlangsung.
Ajang Classmeet kali ini mempertandingkan tiga cabang olahraga populer, yaitu E-Sport Mobile Legends, Futsal Putri, dan Voli Putra. Berikut adalah sorotan keseruan dari lapangan pertandingan:
Debut E-Sport Mobile Legends Cabang ini menjadi primadona baru karena untuk pertama kalinya dimasukkan dalam agenda Classmeet. Jika biasanya pertandingan riuh dengan teriakan, suasana di ruang E-Sport justru hening dan fokus. Penonton menatap tajam ke layar proyektor, menyaksikan strategi dan kerja sama tim yang solid dalam perebutan turtle hingga teamfight.
Memasuki hari kedua pada 12 Desember, persaingan semakin memanas saat babak 8 besar mengerucut menjadi 4 tim terbaik. Berdasarkan hasil pertandingan yang sangat ketat, peta kekuatan menuju babak final akhirnya terbentuk:
Sayangnya, perwakilan dari Kelas X belum mendapatkan keberuntungan untuk mencicipi atmosfer partai final tahun ini. Langkah tim-tim junior ini harus terhenti di babak 8 besar setelah menghadapi perlawanan sengit dari kakak kelas mereka.
Drama Futsal Putri Di lapangan, pertandingan Futsal Putri berlangsung penuh emosi dan drama. Persaingan ketat bahkan memaksa beberapa pertandingan berakhir dengan adu penalti. Momen ini menjadi puncak ketegangan ketika para pemain harus menaklukkan rasa gugup di bawah sorakan gemuruh suporter yang saling beradu yel-yel.
Keseruan Voli Putra Tak kalah seru, cabang Voli Putra menyajikan aksi smash dan blocking yang memukau penonton. Dukungan suporter yang tiada henti membuat atmosfer pertandingan semakin hidup, namun sportivitas antar pemain tetap terjaga dengan baik hingga babak penyisihan usai.
Memasuki hari kedua (12/12), intensitas pertandingan semakin tinggi. Suasana tegang bercampur semangat mewarnai perebutan tiket ke babak selanjutnya. Baik di arena digital E-Sport, lapangan futsal, maupun lapangan voli, seluruh tim telah menunjukkan performa terbaik mereka untuk melaju ke babak semifinal dan final sesuai jadwal.
Kegiatan Classmeet ini bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan wadah mempererat kebersamaan warga SMAN 4 Lubuklinggau setelah satu semester berkutat dengan kegiatan akademis.
Penulis: Tim DIGMA (Zakiyah Latifa)